Saat Bingkai Media Bergeser Ke Daerah

Selama ini fokus bingkai media, tentu saja dengan modal besar terfokus di ibukota Jakarta, sibuk dan gaduh sekali bicara di studio yang adem membahas aneka masalah perkotaan, perdesaan juga masalah kebangsaan.

Saat bingkai media bergeser ke daerah, seakan tumpukan masalah berebut ruang di dalamnya untuk diselesaikan. Banjir, tanah longsor, deforestasi lahan hutan alam hingga kebakaran hutan dan aneka kabar bencana  kini mengisi konten media. Seakan seperti menunggu giliran saja tampil di televisi.

Sementara di setiap sesi diskusi, seminar,  simposium dan beragam panggung ruang akademik berlembar kesimpulan hasil penelitian dibahas, diperdebatkan untuk hasilkan kebijakan publik.

Sebagian pilihan kebijakan bermanfaat bagi pemimpin di era kepemimpinan. Kalau yang begini tentu membahagiakan, sebagian besar ada banyak masalah yang belum selesai karena bertumpuknya problema benang kusut masalah.

Input data yang baik,  data yang terkonsolidasi,  update, termasuk liputan media menjadi pilihan bagi pengambil kebijakan untuk memilih prioritas tindakan,  prioritas aksi.

Kalau ada bencana alam, tentu ada langkah mitigasi,  alert system atau sistem peringatan dini yang seharusnya berbunyi. Adakah ini hadir dalam isi media?

Bersyukurlah kalau pernah terpapar informasi yang lengkap, komprehensif atas problema kebencanaan di setiap wilayah secara detail.

Informasi, data adalah senjata terkini guna merebut hati rakyat agar percaya (trust), terhubung (connected) hingga berdonasi (donate)  segala hal untuk mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. Tiga hal utama ini penting jadi perhatian, setidaknya untuk mengurai beragam masalah publik di berbagai ranah kehidupan.

Rakyat tahu hak dan kewajiban, pemerintah tahu bagaimana melayani dan membahagiakan rakyatnya.

Bagaimana dan seperti apa caranya? Media akan mencatat dan melaporkan, apa adanya. Bukan hanya ada apanya.

Semoga segala bencana dan masalah kebangsaan bisa teratasi. Banjir, tanah longsor adalah tanda air meminta haknya. Seberapa jauh ini bisa terkelola dan teratasi, mari menunggu proses mengurai masalah kebencanaan alam ini satu persatu.

Harap bersabar,  rakyat yang baik, jembar atine. Harap maklum, kalau belum maklum baca maklumat demi maklumat yang segera diterbitkan,  tak lama lagi…

Sabar ya! Informasi (yang baik) sedang diolah.

#ceritapinggirjalan
#bersepedaselalu
#isupublik

About the author

Pak Wali

Pak Wali

#bersepedaselalu

View all posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *